Kisah Sepasang Kekasih dan Pasutri Pengukir Prestasi nan Menginspirasi

Mempelai.Info – Asian Games yang kini masih berlangsung ternyata mampu menularkan hype ke pelosok negeri. Atlet-atlet yang bertanding seolah jadi cerminan seluruh rakyat Indonesia. Semua merasa terwakili, termasuk para pasangan suami istri maupun kekasih. Ah masa sih?

Di Asian Games sendiri setidaknya ada dua pasangan atlet dari Indonesia yang telah menyumbang medali emas lho. Tau gak, kalo ada lagi pasangan atlet yang berprestasi. Penasaran?

Simak rangkuman Mempelai berikut yang dihimpun dari berbagai sumber.

 

1. Hanifan & Pipit (Pencak Silat)

Dua atlet pencak silat, Hanifan dan Pipit Kamelia berhasil meraih emas ke-28 dan 29 untuk Indonesia di ajang Asian Games, Jakarta pada hari Rabu (29/8) lalu. Uniknya, keduanya juga merupakan sepasang kekasih dari kontingen yang sama lho. Hanifan merupakan pesilat kelas C putra 55-60 kg, sedangkan Pipit tunggal putri kelas 60-65 kg. Hanifan malah jadi pelakon dalam video viral, di mana dirinya ber-group hug dengan Presiden Jokowi, dan ketua umum Ikatan Pencak Silat Indonesia, Prabowo Subianto. Momen yang heartwarming banget!

 

2. Iqbal & Sarah (Pencak Silat)

Selain Hanifan dan Pipit, dua atlet pencak silat lainnya juga berhasil meraih emas, yakni Iqbal dan Sarah. Bedanya, keduanya sudah resmi berumah tangga lho. Sarah Tria Monita yang berlaga di kelas C (55-60 kg), di final berhasil mengalahkan lawannya dari Laos. Sedangkan Iqbal Chandra Pratama yang turun di kelas 60-65 kg meraih emas setelah mengalahkan pesilat Vietnam dengan skor 1‑4, di mana sampai dengan 30 detik terakhir pertandingan, Iqbal masih tertinggal 0-1! Dramatis!

 

3. Alan Budikusuma & Susi Susanti (Badminton)

Kebayang nggak kalo medali emas pertama dan kedua yang diraih Indonesia di arena olimpiade diraih oleh sepasang suami istri? Keren kan? 26 tahun yang lalu, mereka berdua berhasil mengawinkan medali emas cabang olahraga bulutangkis nomor tunggal putri dan tunggal putra di Olimpiade Barcelona. So sweet!

 

4. Yayuk Basuki & Suharyadi (Tenis)

Yayuk Basuki dan medali emas Asian Games Bangkok.
(ELECTRONIC IMAGE) AFP PHOTO/Torsten BLACKWOOD
/ AFP PHOTO / TORSTEN BLACKWOOD

Ini yang mungkin agak asing buat kita. Karena keduanya emang udah pensiun dari cabang olahraga tenis, yang ditekuni keduanya pada tahun 90-an. Tapi soal prestasi, nggak kalah deh sama yang lain. Yayuk Basuki pernah memenangi medali emas Asian Games sebanyak 4 kali. Tiga emas ia boyong saat berlaga di nomor ganda, dan pada Asian Games Bangkok 1998, ia menjuarai nomor tunggal putri. Yayuk adalah salah satu petenis Asia yang bisa menembus perempat final turnamen tenis bergengsi yang usianya udah ratusan tahun, Wimbledon.

Dengan berhasilnya menembus 8 besar Wimbledon, ia otomatis mencatatkan dirinya sebagai wanita Indonesia pertama yang masuk Eight Club, lembaga yang menampung para alumni delapan besar turnamen akbar tersebut. Dengan menjadi anggota Eight Club, Yayuk bisa menikmati fasilitas VIP termasuk hotel kelas satu di mana saja, seperti yang dinikmati Martina Hingis, Steffi Graf, Monica Seles, atau Gabriela Sabatini. Di Asia, selain Yayuk, yang masuk kelompok ini hanyalah Kimiko Date dari Jepang. Awesome!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *