Mau Menikah di Luar Negeri ala Syahrini? Penuhi Dulu Syarat-syarat Ini!

Mempelai.Info – Terlepas dari kontroversi kisah cinta segitiga yang jadi latar belakang kisahnya, menikah di luar negeri yang tempatnya instagrammable kayanya bakal jadi hype gara-gara Syahrini. Bukannya di dalam negeri kekurangan tempat yang cocok jadi feed instagram, tapi ada sensasi pengalaman tersendiri kalo ngurus segala hal tentang menikah di luar negeri. Tentu aja ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi.

 

Dilakukan sesuai hukum di negara tempat pernikahan berlangsung

Pernikahan sah kalo dilakukan sesuai hukum negara tempat pernikahan berlangsung, dan sepanjang WNI yang menikah gak melanggar UU Perkawinan.

 

Lapor ke KBRI setempat

WNI yang akan menikah di luar negeri wajib melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau kantor perwakilan Indonesia di negara setempat. Jangan ngadain pernikahan di laut lepas yang gak masuk wilayah negara manapun yha, nanti bingung lapornya ke mana.. ~

 

Wajib tercatat di instansi negara tempat pernikahan berlangsung

Calon mempelai yang menikah di luar negeri wajib mencatatkan perkawinan tersebut pada instansi yang berwenang di negara tempat berlangsungnya perkawinan. Biasanya dikeluarkan bukti berupa akta perkawinan. Kalo negara tersebut gak ada lembaga yang mengurusi pencatatan perkawinan bagi orang asing, maka pencatatan harus dilakukan oleh perwakilan Indonesia di negara tersebut.

 

Siapin dokumen-dokumennya

Untuk melaporkan pernikahan, perlu bukti pencatatan perkawinan berupa akta perkawinan dari instansi negara setempat. Kalo di negara setempat gak ada instansi yang berwenang, siapkan surat keterangan tentang terjadinya perkawinan di negara setempat. Pejabat konsuler di negara setempatlah yang akan mengeluarkan Kutipan Akta Perkawinan. Siapin juga pas foto, fotokopi paspor dan KTP.

 

Mendaftarkan pernikahan ke KUA domisili

Walaupun menikah di luar negeri, sebagai warga negara yang baik, para calon mempelai gak terlepas dari kewajiban untuk lapor ke KUA domisili buat dicatat pernikahannya. Mempelai baru bakal bawa salah satu dokumen: bukti pencatatan perkawinan/akta perkawinan yang dikeluarkan instansi negara setempat, atau Kutipan Akta Perkawinan yang dikeluarkan pejabat konsuler setempat.

 

Peraturan yang mesti dibaca

Gak ada salahnya calon mempelai yang mau nikah di luar negeri ngebaca Pasal 56 UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Pasal 70-73 Perpres No. 25 Tahun 2008 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *