Ketika Kamu Kehilangan Pasangan Hidup, What Should You Do?

Mempelai.Info – Musibah kembali terjadi di belahan bumi Indonesia. Setelah Lombok, di senja jelang akhir pekan tanggal 28 September, gempa dan tsunami menyapa di pesisir Sulawesi Tengah. Gempa dan tsunami telah membawa ribuan nyawa, pulang ke pelukan Tuhan. Ribuan kehilangan sanak, kerabat, teman, dan tempat bernaung. Sungguh keperihan yang tak terperi buat dipanggul siapapun.

Musibah seperti reminder buat kita, bahwa di dunia ini gak ada yang abadi. Seperti wake up call, siapapun pasti akan dapat giliran dalam hal mengalami kehilangan seseorang. Kehilangan seseorang yang pernah lekat dengan keseharian kita adalah pengalaman yang berat untuk dihadapi. Apalagi  kehilangan pasangan hidup?

Pertama, untuk sembuh, not even Google Maps or Waze can give you a shortcut

Yang harus kita pahami, dalam menyikapi kehilangan yang tiba-tiba datang mampir ke episode hidup kita, gak ada jalan pintas. Sebesar apapun kamu ingin untuk berlepas dari duka, you just can’t hit fast forward button, seperti nonton drakor. Terimalah kehilangan itu sebagai bagian hidupmu. Itu adalah sebuah awal yang baik.

Kedua, menangislah… dan doakan dia di malam demi malam dalam diam

Menangis bukan ekspresi kelemahan, atau semata-mata penanda kerapuhan seseorang. Gunung berapi meletus karena melepaskan energi yang tersimpan di perutnya. Menangis bisa diibaratkan kita lagi menguras kesedihan yang gak terucap oleh kata. Jadikan episode nangis-nangisan ini sebagai momen bermesraan dengan Tuhan. Panjatkan doa kepada-Nya agar dia diberi ketenangan di samping-Nya, dan agar kamu dihinggapi tabah dan sabar dalam melewatinya.

Ketiga, selalu ada orang yang akan reach out for you. Sambutlah mereka.

Kamu gak perlu melewati semuanya sendiri. Ada orang-orang yang peduli kamu, menunggu kamu siap menumpahkan dukamu bersamanya. It’s ok untuk menyiapkan dirimu dalam kesendirian, tapi dunia tetep berputar, with or without you. Jadi, sambutlah mereka yang mengulurkan tangannya untukmu, agar kamu bisa move forward dan mendefinisikan ulang arti kebahagiaan untukmu.

Kehilangan orang yang kamu sayang udah pasti akan terasa sakit. Inilah episode terperih, dan tiap menitnya berbuah pelajaran. Tangisan dan doa adalah obat. Orang-orang terpilih yang ada di sekitarmu, merekalah pelampungmu. Seperti pepatah bijak anak 90an, nothing lasts forever, even cold November rain.

One Reply to “Ketika Kamu Kehilangan Pasangan Hidup, What Should You Do?”

Comments are closed.